Prof. Abdul Latif: PERADI PROFESIONAL Dorong Reformasi PPA dan Pengawas Advokat Independen NewsSelasa, 31 Maret 2026Rabu, 1 April 2026oleh Redaksi
Kemenag Luncurkan Program “Ekspedisi Masjid Indonesia” 2026, Sediakan Ribuan Masjid Ramah Pemudik NewsKamis, 19 Maret 2026oleh Redaksi
Transformasi Digital Birokrasi : Ketika Kesalahan Sistem Bisa Digugat di Pengadilan NewsJumat, 13 Maret 2026oleh Redaksi
Paradigma Baru Advokat Indonesia Abad ke-21 dan Transformasi Profesi Hukum Indonesia NewsRabu, 11 Maret 2026oleh Redaksi
Acara Bukber Perkumpulan Urang Banten, 8 Maret 2026 Di Ball Room, Hotel Le Dian, Kota Serang NewsSenin, 9 Maret 2026oleh Redaksi
PERADI PROFESIONAL Hadir Bukan Sebagai Tandingan Tetapi Menjawab Tantangan Nyata Dunia Hukum Indonesia NewsJumat, 6 Maret 2026oleh Redaksi
Prof Abdul Latif Ungkap Titik Rawan Sengketa Tanah Kebijakan Satu Peta. NewsJumat, 20 Februari 2026oleh Redaksi
Prof. Harris Arthur Hedar: Kepakaran Ary Ginanjar dalam Karakter Hukum Layak Dianugerahi Guru Besar Kehormatan Ilmu Hukum NewsSelasa, 17 Februari 2026oleh Redaksi
Gus Lutfi resmi jabat Ketua Umum PP UMKM Nahdliyin TH 2026 – 2031 NewsJumat, 13 Februari 2026oleh Redaksi
Indonesia Darurat Perdagangan Orang : JarNas Anti-TPPO Desak Reformasi Sistemik NewsKamis, 12 Februari 2026oleh Redaksi
Deklarasi Pers 2026: Negara Harus Hadir Jaga Media dan Demokrasi NewsSelasa, 10 Februari 2026oleh Redaksi
GNI Update: Google Soroti Tantangan dan Peluang Media di Indonesia NewsSelasa, 10 Februari 2026oleh Redaksi
Monumen Siber Jadi Simbol Legacy Nasional, SMSI Apresiasi Pemkot Cilegon NewsMinggu, 8 Februari 2026oleh Redaksi
Universitas Jayabaya Sebagai Leader Dalam International Confrence di Thailand NewsMinggu, 28 September 2025Minggu, 28 September 2025oleh Redaksi
Kerahkan Kader Dasawisma, Lurah, Kades Camat, Hingga OPD, Banyuwangi Genjot Pendaftaran Digitalisasi Bansos NewsRabu, 24 September 2025oleh Redaksi
Prof. Harris Arthur Hedar, Diangkat Sebagai Ketua Senat Universitas Jayabaya NewsKamis, 11 September 2025Kamis, 11 September 2025oleh Redaksi
Prof. KH Husnan Bey Fananie : Ulama Intelektual yang Siap Mengembalikan Kiblat Politik Umat Islam ke PPP NewsSenin, 8 September 2025oleh Redaksi
Banyuwangi Jadi Laboratorium City Branding. Puluhan Daerah Ikut Belajar Keberhasilan Banyuwangi membangun city branding dilirik banyak daerah untuk belajar. Mereka mengikuti Executive Education Program (EEP) yang dihelat oleh City Branding Institute, Jumat-Sabtu (1-2/8/2025). “Banyuwangi bisa jadi laboratorium yang bagus bagi daerah yang ingin membangun City Branding dari nol,” Yuswohadi, salah satu penggagas City Branding Institute. Menurut Yuswohadi, city branding adalah strategi menyeluruh untuk membangun citra dan identitas unik sebuah kota agar dikenal, diminati, dan dipercaya oleh dunia. Menurutnya, Banyuwangi adalah contoh daerah yang berhasil melakukan hal tersebut, sehingga sukses bertransformasi dari kota santet, menjadi daerah yang dikenal luas karena pariwisatanya. “Banyuwangi sukses bertransformasi. Dari tidak punya (destinasi dan atraksi), kemudian diciptakan hingga menjadi sesuatu yang luar biasa. Ini bisa menjadi role model untuk city branding di Indonesia,” kata pakar branding dan marketing tersebut. Program EEP City Branding ini menghadirkan tokoh-tokoh berpengalaman sebagai mentornya. Seperti Arief Yahya, Menteri Pariwisata RI 2014–2019, Abdullah Azwar Anas, Menpan RB 2022-2024, serta Sigit Pramono, Founder Jazz Gunung. Pada angkatan pertama, EEP City Branding diikuti oleh 30 peserta. Mereka adalah para pengambil kebijakan dari berbagai daerah di Indonesia, di antaranya Kabupaten Lampung Selatan, Penajem Utara, Samarinda, dan Kota Serang. Selama dua hari, peserta tersebut mengikuti pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning), memanfaatkan template strategi praktis, dan melakukan kunjungan ke destinasi unggulan Banyuwangi untuk mempelajari penerapan nyata city branding. Salah satunya, ke pendopo dan bertemu Bupati Banyuwangi, Ipuk Firstiandani, Jumat malam (2/8/2025). Arief Yahya, Menteri Pariwisata Periode 2014-2019, menambahkan city branding menjadi alat strategis untuk memposisikan daerah di tengah persaingan global. “Peningkatan reputasi daerah sebesar 10% mampu mendorong kunjungan wisata hingga 11% dan investasi hingga 2%. Itulah kekuatan city branding,” kata Arief Yahya. City branding tidak hanya soal promosi wisata, tetapi strategi jangka panjang untuk mengangkat daya saing daerah. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Abdullah Azwar Anas yang dalam sepuluh tahun memimpin Banyuwangi (2010-2020) berhasil menyulapnya dari kota mistik menjadi majestic. “City branding bukan hanya soal promosi, ini soal menyelaraskan seluruh elemen kota, mulai dari alam, budaya, hingga layanan publik, sehingga memberikan pengalaman menyeluruh bagi warga dan pengunjung,” tegas penulis buku Anti Mainstream Marketing tersebut. Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani sangat mengapresiasi program tersebut. Ipuk juga berterima kasih Banyuwangi dipilih sebagai tuan rumah sekaligus obyek pembelajaran kegiatan ini. “Praktik baik dari kami, silakan diambil. Semoga bermanfaat bagi daerah Bapak/Ibu. Namun kami pun masih jauh dari sempurna, dan masih terus berbenah ke depannya,” kata Ipuk. Diketahui, city branding Institute adalah sebuah wadah yang digagas oleh pakar pemasaran, Yuswohadi, untuk mengembangkan ekosistem city branding di Indonesia. Lebih dari sekadar promosi wisata, city branding menggabungkan potensi lokal, nilai budaya, kualitas layanan publik, dan inovasi daerah menjadi narasi yang menarik bagi wisatawan, investor, pelaku usaha, dan talenta. (* NewsSenin, 4 Agustus 2025oleh Redaksi
Resmi Dimulai, Tour de Banyuwangi Ijen 2025 Diramaikan Para Juara Nasional Masing-Masing Negara NewsSelasa, 29 Juli 2025oleh Redaksi
SMSI Gelar Konvensi Nasional 2025 Dukung Asta Cita Presiden Wujudkan Indonesia Emas 2045 NewsSabtu, 26 Juli 2025oleh Redaksi
Ketum Firdaus dan Sekjen Makali Kumar Pimpin SMSI Pusat Temui Kabaintelkam Polri: Bahas Media Siber yang Profesional dan Berkesinambungan NewsKamis, 24 Juli 2025oleh Redaksi